Selasa, 09 Maret 2021

LAPORAN PEMBUATAN MEDIA PERTUMBUHAN BAKTERI DAN JAMUR

 

PEMBUATAN MEDIA PERTUMBUHAN

BAKTERI DAN JAMUR



 

 DISUSUN OLEH :

            NAMA                          :  ANNISYA ZAHARA

NPM                             : F0I020048

KELAS                        :  1B

NAMA DOSEN          : APT. SUCIRAHMAWATI, M.FARM

       

             

PRODI D3 FARMASI

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS BENGKULU

TAHUN AKADEMIK 2020/2021




BAB I


I. Tujuan

1.         *  Mengetahuicarapembuatan media untukpertumbuhanbakteridanjamur.

2.         *    Mengetahuifungsidarimasing-masing medium

3.      

II. Landasan Teori

Mikroorganisme sebagai makhluk hidup sama dengan organisme hidup lainnya sangat memerlukan  energi dan bahan bahan untuk membangun tubuhnya, seperti dalam sintesis protoplasma dan bagian-bagian sel lainnya.Bahan-bahan tersebu tdisebu tnutrien.Untuk memanfaatkan bahan-bahan tersebut, maka sel melakukan suatu kegiatan-kegiatan, sehingga menyebabkan perubahan kimia di dalam selnya. Semua reaksi yang tertatah berlangsung di dalam se lini disebut metabolisme. Metabolisme yang melibatkan  berbagai macam reaksi di dalam sel tersebut, hanya dapat berlangsung atas bantuan  dari suatu senyawa organik yang di sebut juga biokatalisator di namakan enzim (Buckle,1985).

Medium ialah suatu bahan yang terdiri atas campuran nutrisi (zat makanan) yang dipakai untuk menumbuhkan mikrobakteri masuk bakteri pathogen tanaman.  Selain itu menumbuhkan mikroba medium dapat di gunakan pula untuk isolasi, memperbanyak pengujian sifat-sifat fisiologi dan perhitungan jumlah mikroba (Khaeruni dan Satrah,2004).

Medium harus mengandung nutrient yang merupakan subtansi dengan berat molekul rendah dan mudah larut dalam air.Nutrien ini adalah degradasi dari nutrient dengan molekul yang kompleks. Nutrient dalam medium harus memenuhi kebutuhan dasar makhluk hidup, yang meliputi air, karbon, energy, mineral, dan faktor tumbuh (Label,2008).

NA (NutrienAgar) adalah medium yang di gunakan sebagai media pertumbuhan bakteri.NA di buat dengan komposisi agar-agar yang sudah dipadat kansehingga NA juga bisa di sebut sebagai nutrisi padat yang digunakan utnuk menumbuhkan bakteri.Fungsi agar-agar hanya sebagai pengental namun bukan zat makanan pada bakteri, agar dapat mudah menjadi padat pada suhu tertentu. Medium Nutrient Agar adalah salah satu medium padat yang memiliki komposisi yaitu agar-agar telah di panaskan dan mencair dengan suhu 95oC (Sandra,2012).

 

PDA (Potato Dextrose Agar) merupakan media yang sangatumum yang digunakan untuk mengembang biakan dan menumbuhkan jamur dan khamir. Komposis iPotato Dextrose Agar ini terdiri dari bubuk kentang, dextrose dan juga agar. Bubuk kentang dan juga dextrose merupakansumbermakananuntukjamurdankhami.Potato Dextrose Agar  bisa digunakan untuk menghitung jumlah mikroorganisme menggunakan metode Total Plate Count. Perindustrian seperti industry makanan, industry produksusu, dan juga kosmetik menggunakan PDA untuk menghitung jumlah mikroorganisme pada sampel mereka. Karena fungsinya yang dapat mengembang biakan jamur, sekarang ini PDA juga banyak digunakan oleh pembudiyaan jamur seperti jamur tiram. Untuk memaksimalkan pertumbuhan bibit  jamur, biasanya pembudiya mengatur kondisi pH yang rendah (sekitar 3,5) dan juga menambahkan asam atau antibiotik untuk menghambat terjadinya pertumbuhan bakteri (Sugianto,2012).

 

Seterilisas imerupakan metode praktis yang dirancang untuk membersihkan dari mikroorganisme atau sengaja untuk menghambat pertumbuhannya. Mikroorganisme sangat berbeda, dalam kelemahannya terdapat berbaga imacam agen anti mikroba. Sterilisasi dengan panas adalah unit operasi  dimana bahan dipanaskan dengan suhu yang cukup tinggi dan waktu cukup lama untuk merusak mikroba dan  aktivitas enzim. Sebagai hasilnya, bahan yang disterilkan  akan memiliki daya simpan lebih dari  enam  bulan  pada suhu ruang. Contohnya proses sterilisasi  pada produk olahan dalam kaleng seperti kornet, sarden dan sebagainya (Irianto,2006).

 



BAB II


III. ALAT DAN BAHAN

     *Alat

Ø                  Erlenmeyer

Ø                 Timbangan Digital

Ø                 Aluminium Foil

Ø                  KertasTabel

Ø                 Perkamen

Ø                  Spatel

Ø                  Hot Plate

        * Bahan

Ø               Nutrient Agar (NA)

Ø              Potato Dextrose Agar (DPA)

Ø              Aquadest

 

 


 BAB III

 

IV. Prosedur Percobaan

1.     Masukkan aquadest sebanyak 200 ml kedalam Erlenmeyer,  Setarakan timbangan dan masukkan NA sebanyak 4 gram.  Lalu masukkan NA kedalam Erlenmeyer yang berisi aquadest tadi untuk yang kedua kalinya masukkan kembali aquadest kedalam Erlenmeyer sebanyak 200 ml.  Lalu timbang PDA sebanyak 7,8 gram.  Dan masukkan kembali PDA kedalam Erlenmeyer yang berisi aquadest,  Erlenmeyer yang sudah diisi, ditutup dengan aluminium foil  hidupkan hot plate  Lalu letakkan media di atas hot plate sambil digoyangkan supaya tidak menggumpal di bagian bawah erlenmeyer   Panaskan selama 10-15 menit atau sampai mendidih lalu angkat dan dinginkan Lalu masukkan kedalam kulkas untuk dilakukan pengawetan

 



BAB IV

V. HASIL DAN PEMBAHASAN 

    * HASIL


NA ( NATRIENT AGAR )

Gambar diatas adalah NA yang sudah dipanaskan menggunakan hot plate kurang lebih 10 menit. Pada pratikum ini  NA sebagai pertumbuhan bakteri dibuat dengan vol 200 ml dan timbangan NA sebanyak 4 gr.


PDA ( POTATO DEXTROSE AGAR )


Gambar diatas merukan PDA yang sudah dipanaskan kurang lebih 10 menit menggunakan hot plate. Pada pratikum ini PDA digunakan sebagai media pertumbuhan jamur  dibuat dengan vol 200 ml dan timbangan PDA sebanyak 7,8 gr.


   * PEMBAHASAN

Dari praktikum yang telah di laksanakan dihasilkan bahwasanya pembuatan media NA digunakan untuk bakteri dan PDA merupakan media untuk pertumbuhan jamur telah berhasil dilaksanakan. Pada pembuatan NA digunakan dextrose dan agar yang di masukan  secara bergantian hingga larut. Pada awalnya aquadest berwarna putih ini berubah warna setelah di campur sehingga berwarna kekungingan seperti kaldu .Fungsi dari pemberian dextrose dan maggy berfungsi sebagai nutrisi bagi bakteri yang dikultrkan sehingga bakteri akan melakukan pertumbuhannya dengan memanfaatkan substrat makananya dari dextrose dan maggy tersebut sedangkan penambah agar berfungsi untuk mengentalkan media. Begitu pun juga untuk pembuatan media PDA yang digunakan adalah ekstrak ketang yang mengandung banyak karbohidra tsehingga dapat dimanfaatkan sebagai substrat makanan bagi jamur. Sedangkan untuk stelisasi alat dan bahan dilakukaan dengan menggunakan autoclave. Prinsip dari sterilisasi ini dengan menyimpan tekanan sebesar 1 atm dengan suhu 121oC selama 25 menit. Selama waktu tersebut dengan adanya sterilisasi diharapkan semua bakteri yang ada pada media maupun alat yang telah dibersihkan akan menjadi lebih steril dan tidak akan terkontaminasi dengan bakteri dan jamur, sehingga dapat digunakan media dan alat ini dapat digunakan sebagai media inokulasi bakteri dan jamur. 




BAB V


VI. KESIMPULAN DAN SARAN 
   
    * KESIMPULAN 
  

Dari praktikum yang telah dilakukan dapat  disimpulkan bahwa:

1.     NA merupakan media buatan yang dapat digunakan utnuk menumbuhkan bakteri yang terdiri dari bahan dextrose dan agar.  PDA merupakan media buatan yang umum yang digunakan untuk menumbuhkan bakteri dari ekstrak kentang, dextrose dan agar yang dilarutkan dalam air panas.Sterilisasi di lakukan dengan menggunakan autoclave dengan prinsip kerja menahan tekanan sebesar 1 atm dengan suhu 121oC dan dipertahankan selama 2 menit. Fungsi dari strelisasi ini adalah mencegah adanya kontaminasi bakteri maupun jamur terhadap alat dan bahan media. 

    * SARAN

Pada saat praktikum sebaiknya, para praktikum betul-betul memperhatikan pembuatan media pertumbuhan bakteri dan jamur agar mendapatkan hasil parktikum sesuai yang diharapkan.




BAB VI

      * DAFTAR PUSTAKA

Buckle, K.A, dkk. 1985. IlmuPangan. PenerbitUniversitas Indonesia: Jakarta.

Irianto, K.2006. mikrobiologiJilid 1. YramaWidya: Bandung.

Khaeruni, A dan V. N. Satrah, 2014.PenuntunPraktikumMikrobiologiDasar. FakultasPertanianuho: Kendari.

Label, J.2008.mikrobiologi: Pembuataan Medium, Erlangga: Jakarta.

Sandra.20012. MikrobiologiUmum.Erlangga: Jakarta.

Sugianto. 2012. Pembuatan Medium. UGM:Yogyakarta.  
















 

 

 

 

 

 

 

 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar